Sparta
Persediaan

Metode FIFO: Pengertian dan Contoh Perhitungan Persediaan

Metode FIFO mencatat barang yang lebih dulu masuk sebagai yang lebih dulu keluar. Pengertian, contoh kartu stok, dan dampaknya ke HPP saat harga naik.

Tim Sparta3 menit baca

Disusun dengan bantuan AI berdasarkan panduan editorial Sparta, lalu melewati pemeriksaan struktur, keunikan, dan konsistensi otomatis. Lihat metodologi editorial.

Bagian dari panduan 15 Aplikasi Stok Barang Terbaik 2026 (Gratis & Berbayar)

Metode FIFO (First In, First Out) adalah cara menilai persediaan dengan asumsi barang yang pertama kali dibeli adalah barang yang pertama kali dijual, sehingga harga pokok penjualan dihitung dari harga pembelian paling lama, sementara sisa stok di gudang dinilai dari harga pembelian paling baru. Metode ini paling umum dipakai distributor karena mendekati alur fisik barang yang sebenarnya.

Pengertian FIFO

Dalam FIFO, setiap kali barang keluar dari gudang, sistem mengambil harga dari lapisan pembelian tertua yang belum habis dulu, baru pindah ke lapisan berikutnya kalau lapisan tertua sudah habis. Ini berbeda dengan metode rata-rata tertimbang yang mencampur semua harga pembelian menjadi satu harga rata-rata. Perbandingan keduanya dibahas di FIFO vs Average.

Contoh kartu stok FIFO

Sebuah distributor sparepart mencatat tiga kali pembelian filter oli dengan harga yang berbeda karena kurs dan harga pemasok naik bertahap.

Contoh kartu stok FIFO filter oli
TanggalTransaksiQtyHarga per unitSisa stok
3 MaretPembelian100Rp 45.000100 unit @ Rp 45.000
10 MaretPembelian100Rp 48.000100 @ Rp 45.000 + 100 @ Rp 48.000
15 MaretPenjualan120-80 @ Rp 48.000 tersisa
20 MaretPembelian100Rp 50.00080 @ Rp 48.000 + 100 @ Rp 50.000

Pada penjualan 120 unit tanggal 15 Maret, FIFO mengambil 100 unit pertama dari lapisan Rp 45.000 dan 20 unit sisanya dari lapisan Rp 48.000. Harga pokok penjualan untuk transaksi itu adalah 100 dikali Rp 45.000 ditambah 20 dikali Rp 48.000, sama dengan Rp 4.500.000 ditambah Rp 960.000, sama dengan Rp 5.460.000.

Dampak ke HPP dan laba

Saat harga beli terus naik seperti contoh di atas, FIFO menghasilkan harga pokok penjualan yang lebih rendah dibanding harga beli terbaru, karena barang yang dijual dianggap berasal dari pembelian lama yang lebih murah. Akibatnya laba kotor yang dilaporkan lebih tinggi, tapi nilai stok yang tersisa di neraca mendekati harga pasar terkini karena berasal dari pembelian terbaru.

FIFO fisik vs FIFO akuntansi

FIFO akuntansi tidak selalu sama dengan urutan barang keluar secara fisik dari gudang. Gudang boleh saja mengeluarkan barang secara acak atau dari rak yang paling dekat, tapi pencatatan biaya tetap mengikuti urutan lapisan pembelian tertua. Untuk barang yang punya tanggal kedaluwarsa, urutan fisik dan akuntansi sebaiknya memang disamakan agar tidak ada barang yang membusuk di rak belakang.

Contoh di bisnis distribusi

Distributor dengan ribuan SKU dan harga beli yang sering berubah karena kurs, seperti sparepart impor, biasanya memilih FIFO karena hasilnya lebih mudah dijelaskan ke pemilik: nilai stok di neraca mencerminkan harga beli terkini, sehingga tidak terlalu jauh dari harga pasar saat stock opname.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Mencampur metode FIFO dan rata-rata di sistem yang berbeda untuk barang yang sama, membuat HPP tidak konsisten.
  • Tidak memperbarui kartu stok saat ada retur pembelian, sehingga lapisan harga yang tersisa jadi salah.
  • Menghitung HPP manual di Excel untuk ribuan SKU, yang rawan salah rumus dan sangat lambat saat harga sering berubah.

FIFO dan pengaruhnya ke pajak

Karena FIFO menghasilkan laba kotor yang lebih tinggi saat harga naik dibanding rata-rata tertimbang, pilihan metode ini juga sedikit memengaruhi besaran pajak penghasilan yang terutang, karena laba yang lebih tinggi berarti dasar pengenaan pajak yang lebih tinggi pula. Ini bukan alasan untuk memilih metode demi menghindari pajak, karena metode penilaian persediaan harus diterapkan konsisten dan mencerminkan kondisi bisnis yang sebenarnya, bukan dipilih berdasarkan metode mana yang menghasilkan pajak paling kecil.

Yang lebih penting bagi pemilik usaha adalah konsistensi. Begitu FIFO dipilih sebagai metode penilaian persediaan, sebaiknya dipakai terus menerus setiap periode, karena berganti-ganti metode membuat laporan laba rugi antar periode sulit dibandingkan dan bisa menimbulkan pertanyaan saat diperiksa auditor atau kantor pajak.

Untuk barang yang punya banyak varian ukuran atau warna dari harga beli yang sama, FIFO tetap bisa diterapkan per varian sebagai unit terpisah, asalkan sistem mampu melacak lapisan pembelian untuk setiap varian secara independen tanpa tercampur satu sama lain.

Software seperti Sparta menghitung lapisan FIFO otomatis setiap kali ada transaksi masuk dan keluar, sehingga kartu stok dan HPP selalu akurat tanpa perhitungan manual. Untuk manajemen stok yang melibatkan banyak gudang, baca transfer stok antar gudang, dan untuk metode penilaian lain lihat metode rata-rata tertimbang serta daftar pilihan sistem stok di aplikasi stok barang terbaik.

Pertanyaan yang sering diajukan