Sparta
Perbandingan

Harga Odoo 2026: Rincian Paket dan Biaya Tambahan

Rincian harga Odoo Community dan Enterprise, biaya per pengguna, biaya partner implementasi di Indonesia, dan simulasi total biaya per tahun.

Tim Sparta5 menit baca

Disusun dengan bantuan AI berdasarkan panduan editorial Sparta, lalu melewati pemeriksaan struktur, keunikan, dan konsistensi otomatis. Lihat metodologi editorial.

Bagian dari panduan 10 Alternatif Accurate Online Terbaik 2026 (+ Cara Pindah)

Harga Odoo terdiri dari dua jalur: Odoo Community yang gratis tapi harus dihosting dan dikustomisasi sendiri, dan Odoo Enterprise yang berbayar per pengguna per bulan mulai sekitar 24,90 dolar AS untuk paket One App Free hingga paket lengkap yang jauh lebih mahal, ditambah biaya partner implementasi dan lokalisasi pajak Indonesia yang sering tidak masuk hitungan awal.

Ringkasan harga Odoo

Odoo adalah software ERP open source asal Belgia dengan model bisnis dua lapis. Community edition bisa diunduh dan dipakai gratis tanpa batas pengguna, tapi Anda menanggung sendiri biaya server, instalasi, dan siapa yang memperbaikinya kalau error. Enterprise edition berbayar per pengguna per bulan, sudah termasuk hosting di cloud Odoo (Odoo Online) atau bisa dipasang sendiri (Odoo.sh atau on-premise) dengan biaya lisensi yang sama.

Karena Odoo berbasis harga global dalam dolar dan berubah dari waktu ke waktu, angka pasti sebaiknya selalu dicek ulang di odoo.com sebelum menandatangani kontrak. Artikel ini memberi gambaran struktur biaya, bukan harga final yang mengikat.

Rincian paket dan batasannya

Struktur harga Odoo (perkiraan, selalu cek situs resmi untuk angka terbaru)
PaketModel hargaCocok untuk
Odoo CommunityGratis, biaya hosting dan implementasi ditanggung sendiriTim teknis internal yang siap install dan maintain server
Odoo Enterprise, One App FreeGratis untuk 1 aplikasi (misalnya hanya CRM)Bisnis kecil yang hanya butuh satu modul
Odoo Enterprise, StandardPer pengguna per bulan, sekitar belasan dolar AS naik ke puluhan tergantung jumlah aplikasiUKM yang butuh beberapa modul terintegrasi (akuntansi, stok, penjualan)
Odoo Enterprise, CustomPer pengguna per bulan, lebih mahal, dengan akses API dan multi-perusahaanBisnis menengah dengan kebutuhan integrasi khusus
Odoo.sh (hosting terkelola)Biaya tambahan per bulan di luar lisensi penggunaTim yang butuh kontrol lebih atas server tapi tanpa mengelola infrastruktur sendiri

Harga per pengguna Odoo umumnya dihitung berdasarkan jumlah aplikasi yang diaktifkan, bukan flat rate. Semakin banyak modul yang Anda pakai (akuntansi, persediaan, penjualan, pembelian, manufaktur), semakin tinggi biaya per pengguna per bulan.

Biaya tambahan yang sering terlewat

Harga lisensi resmi Odoo hanyalah sebagian dari total biaya kepemilikan. Beberapa komponen berikut sering baru muncul setelah proyek berjalan.

  • Biaya partner implementasi lokal: partner Odoo di Indonesia biasanya mengenakan biaya jasa konfigurasi, migrasi data, dan pelatihan yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah tergantung kompleksitas.
  • Lokalisasi pajak Indonesia: modul akuntansi Odoo perlu dikonfigurasi ulang agar sesuai format faktur pajak dan pelaporan PPN Indonesia, sering butuh developer lokal.
  • Kustomisasi modul: kebutuhan spesifik seperti alur approval khusus atau laporan custom dikerjakan sebagai proyek tambahan berbayar per jam kerja developer.
  • Biaya server dan maintenance untuk Community edition: server cloud, backup, dan siapa yang menangani update keamanan.
  • Biaya pelatihan tim internal, terutama jika staf belum terbiasa dengan sistem berbahasa Inggris.

Simulasi total biaya per tahun

Ambil contoh distributor kecil dengan 5 pengguna yang butuh modul akuntansi, persediaan, penjualan, dan pembelian di Odoo Enterprise, dengan asumsi harga per pengguna sekitar 31 dolar AS per bulan untuk paket dengan beberapa aplikasi (angka ilustratif, cek harga resmi terbaru sebelum memutuskan).

  1. Lisensi: 5 pengguna x 31 dolar AS x 12 bulan = 1.860 dolar AS per tahun, atau sekitar Rp 29.760.000 dengan kurs Rp 16.000 per dolar
  2. Biaya implementasi partner lokal (sekali di tahun pertama): sekitar Rp 40.000.000 sampai Rp 100.000.000 tergantung kompleksitas lokalisasi pajak
  3. Biaya pelatihan dan dukungan tahun pertama: sekitar Rp 10.000.000
  4. Total perkiraan tahun pertama: Rp 79.760.000 sampai Rp 139.760.000
  5. Total tahun kedua dan seterusnya (tanpa biaya implementasi ulang): sekitar Rp 29.760.000 per tahun ditambah biaya dukungan berkala

Perhitungan ini menunjukkan bahwa biaya terbesar Odoo di tahun pertama justru bukan lisensi, melainkan jasa implementasi dan lokalisasi. Ini pola umum software ERP open source: murah di atas kertas, tapi butuh keahlian teknis untuk benar-benar berjalan sesuai kebutuhan pajak dan alur kerja Indonesia.

Perbandingan dengan alternatif sekelas

Dibanding software SaaS siap pakai seperti Accurate Online atau ERP cloud lokal, Odoo punya fleksibilitas modul yang jauh lebih luas karena sifatnya open source, tapi menuntut tim teknis atau partner yang paham konfigurasi dan lokalisasi pajak Indonesia. Untuk perbandingan harga vendor ERP lain yang juga berbasis kuotasi khusus, lihat harga HashMicro dan harga Beecloud. Ringkasan harga berbagai software akuntansi dan ERP populer di Indonesia ada di harga software akuntansi.

Jika kebutuhan Anda adalah akuntansi, stok, penjualan, dan pembelian yang sudah terintegrasi dan siap pakai dalam Bahasa Indonesia tanpa proyek implementasi berbulan-bulan, Sparta adalah alternatif dengan pendekatan berbeda dari Odoo. Sparta tidak memerlukan biaya partner untuk lokalisasi pajak karena format faktur pajak dan PPN Indonesia sudah bawaan sistem, meski saat ini Sparta belum punya fleksibilitas modul manufaktur seperti Odoo Enterprise.

Apakah sepadan untuk bisnis Anda

Odoo sepadan jika bisnis Anda punya kebutuhan proses yang sangat spesifik (misalnya manufaktur dengan bill of material kompleks) dan punya anggaran serta tim untuk implementasi yang benar. Odoo kurang sepadan untuk UKM dagang biasa yang hanya butuh akuntansi, stok, dan faktur penjualan-pembelian standar, karena biaya implementasi dan lokalisasi pajak bisa jauh lebih mahal dibanding software siap pakai yang sudah memenuhi kebutuhan itu dari awal.

Pertimbangan lain yang sering terlewat adalah waktu. Proyek implementasi Odoo untuk kebutuhan menengah biasanya memakan waktu satu sampai tiga bulan sebelum benar-benar dipakai harian, termasuk migrasi data master, pelatihan tim, dan uji coba paralel dengan sistem lama. Selama masa transisi itu, tim keuangan dan gudang biasanya tetap mencatat manual sebagai cadangan, sehingga ada beban kerja ganda sementara.

Sebelum memutuskan, buat daftar modul yang benar-benar Anda pakai setiap hari, lalu minta partner Odoo memberi kuotasi tertulis yang memisahkan biaya lisensi, implementasi, dan dukungan tahunan. Bandingkan angka itu dengan total biaya software siap pakai untuk periode yang sama, termasuk biaya pelatihan. Keputusan yang murni berdasarkan harga lisensi bulanan sering menyesatkan karena mengabaikan biaya implementasi yang jauh lebih besar di tahun pertama.

Pertanyaan yang sering diajukan